Pakan Fermentasi Bebek petelur Pola STOC
Pakan Fermentasi Bebek petelur Pola STOC
Cara Meningkatkan Produktifitas Bebek Petelur dengan Pakan Pola STOC ( suplemen ternak organik cair) peternak bebek petelur biasanya di gembalakan di sawah yang sedang ramai masa panen padi, yang bertujuan untuk menghemat pakan, nutrisi juga alami juga tersedia begitu banyak ketika bebek diangon di sawah. Namun demikian cara ini punya kelemahan yang diantaranya peternak harus selalu berpindah mengikuti perpindahan lokasi panen yang sedang berlangsung, biaya pindah dari satu lokasi ke lokasi lain juga cukup besar, belum lagi peternak sendiri harus selalu mengawal setiap saat baik siang maupun malam hari artinya harus menginap di sawah bersama bebek. Berbeda dengan beternak bebek dengan system kandang walau harus menyiapkan biaya operasional untuk pakan namun sistem ini lebih menjanjikan, dan bisa diperbanyak jumlah ternaknya dan peternak pun bisa lebih nyaman merawat ternaknya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara membuat pakan yang murah dan praktis, berikut adalah cara meningkatkan produktifitas bebek petelur dengan pakan fermentasi Pola STOC ( suplemen ternak organik cair).
Bahan untuk Membuat Pakan Fermentasi Bebek petelur Pola STOC ( suplemen ternak organik cair)
1. Dedak (bekatul) sebanyak 40%
2. Tepung jagung sebanyak 30%
3. Tepung ikan Sebanyak 20%, bisa menggunakan ikan segar curah, keong, bekicot, cangkang kerang, dan lainnya. Yang sudah ditumbuk/digiling halus.
4. Serat(sayuran) sebanyak 10%, sayuran bisa memakai gedebog atau limbah pasar yang berupa sayuran. Dicacah halus agar mudah dimakan.
5. Gula pasir sebanyak 100 gr
6. STOC ( suplemen ternak organik cair) 20 tutup setiap pembuatan pakan sebanyak 100 kg
Nb: Sebelum pembuatan pakan fermentasi sediakan dulu alat-alat untuk proses pembuatan seperti, ember, golok untuk cacah sayuran, terpal untuk alas pencampuran, drum/ember cat untuk proses fermentasi.
Pembuatan pakan fermentasi bebek petelur Pola STOC ( suplemen ternak organik cair)
· Gelar terpal untuk alas pembuatan, cacahlah sayuran dengan ukuran keci-kecil, jika sudah selesai silakan ditumpuk tipis setebal 5 cm.
· Taburlah tepung jagung merata diatas tumpukan sayuran.
· Taburkan tepung ikan diatas hamparan tepung jagung.
· Taburkan bekatul atau dedak diatasnya sampai tercampur semua bahan tertutup rapat.
· Lalu larutkan gula dalam ember yang berisi air 20 liter kemudian masukan 20 tutup STOC ( suplemen ternak organik cair) dan diaduk hingga larut dan biarlan selama 15 menit.
· Siramkan diatas hamparan bahan sampai semua basah merata
· Kemudian aduklah sampai rata dan kebasahan/kelembaban sekitar 30%, tambahlah air jika masih kurang dan aduk kembali sampai posisi memal dg tanda jika dikepal tidak netes air dan ngepyur.
· Masukan kedalam drum/ember cat bertutup dengan padat dan tutup rapat dilapisi plastic bagian atasnya
· Proses fermentasi selama 24 jam dan pakan siap diberikan.
Cara pemberian pakan fermentasi pada bebek petelur Pola STOC ( suplemen ternak organik cair)
Pemberian pakan untuk bebek petelur adalah pada waktu pagi sekitar jam 7.00-8.00, siang jam 12.00-13.00 dan sore jam 17.00-18.00 serta selalu tersedia air minum disampingnya saat pemberian pakan. Dengan pemberian pakan pola fermentasi Pola STOC ( suplemen ternak organik cair) bebek akan berpoduksi dengan stabil 80-90%, angka kematian juga sangat rendah, berproduksi lebih lama dan kotoran juga tidak bau sehingga tidak mengganggu tetangga.
Untuk Pemesanan Hubungi:
DISTRIBUTOR STOC
0838-5626-3255 ( BISA WA)
fermentasi pakan ternak,pakan ternak fermentasi,fermentasi jerami,fermentasi pakan,pakan ternak organik,pakan alternatif,pakan kambing organik,cara membuat pakan ternak,pakan fermentasi,fermentasi pakan ternak sapi dengan em4,ternak organik,cara membuat pakan ternak fermentasi dengan em4,ramuan organik ternak,cara fermentasi jerami,cara membuat soc hcs,cara membuat pakan kambing organik,cara pemakaian em4 perikanan,fermentasi ampas tahu,cara fermentasi dedak untuk pakan ikan,pembuatan pakan,cara membuat mikroba untuk pakan ternak,cara membuat probiotik organik

Komentar
Posting Komentar